Hari al-Qar

Hari ini adalah Yaum al-Qar, yaitu hari pertama dari tiga hari Tasyriq. Hari al-Qor adalah hari setelah Hari Nahr, yaitu tanggal sebelas Dzulhijjah, karena orang-orang tinggal di Mina setelah menyelesaikan Thawaf Ifadah dan penyembelihan kurban serta beristirahat. “Al-Qar” berarti tinggal dengan tenang di suatu tempat.

Ini adalah hari terbaik kedua dalam setahun setelah Hari Nahr (Idul Adha), dan setelahnya ada dua hari lagi. Hari-hari Tasyriq adalah tiga hari yang agung di mana doa-doa diharapkan, tidak ditolak. Rasulullah bersabda,

أعظم الأيام عند الله يوم النحر، ثم يوم القر


“Hari yang paling agung di sisi Allah adalah Hari an-Nahr, kemudian Hari Al-Qor.” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Al-Albani)

Hari al-Qar

Abu Musa al-Asy'ari berkata dalam khutbahnya pada Hari Nahr: “Setelah Hari Nahr ada tiga hari yang disebut Allah sebagai hari-hari yang ditentukan (Ayyam Ma'dudat), di mana doa tidak ditolak, maka angkatlah keinginanmu kepada Allah Ta'ala” (Latha'if al-Ma'arif, Ibn Rajab)

Baca Juga : Keistimewaan Bulan Dzulhijjah

Makan dan Minum pada Hari-hari Ini

Rasulullah bersabda:

أيام منى أيام أكل وشرب وذكر لله .مسلم١١٤٢

“Hari-hari Mina adalah hari-hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat disebutkan,

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

“Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.”

Ini adalah hari-hari agung yang disebutkan Allah ta'la dalam firman-Nya:

واذكروا الله في أيام معدودات

“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang.” (QS. Al-Baqarah: 203) yaitu tiga hari setelah Hari Nahr.

Manfaatkanlah sisa hari-hari penuh berkah ini dan perbanyaklah pada Hari Al-Qor dan Hari-Hari Tasyriq dengan: Istighfar, perbanyak bertakbir, dan berdoa.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img