Kajian Bersama Ustadz Abdul Basith, Lc., M.Pd yang menyampaikan perjalanan kisah para nabi, khususnya kali ini tentang kisah “Nabi Adam”. Pada kesempatan yang baik ini kita bisa membahas tentang kisah-kisah para nabi. Yang mana kisah para nabi Ini amat penting untuk kita ketahui. Agar kita bisa mendapatkan banyak pelajaran pelajaran yang berharga untuk diri kita. Kisah-kisah para nabi yang akan kami jelaskan diambil dari kitab Syeikh Utsman Al khamis hafidzahullahu ta’ala. Tentunya yang pertama kali yang akan kita jelaskan adalah kisah Nabi Adam alaihissalam. Kisah Nabi Adam alaihissalam kita awali dengan gambaran fisik beliau dan juga penciptaan Nabi Adam alaihissalam. Bagaimana kah penciptaan Nabi Adam kemudian bagaimana gambaran fisik beliau.

Dalil Kisah Nabi Adam Diciptakan Dari Tanah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan Nabi Adam Alaihisalam dari tanah. Hal ini ditunjukkan dengan dalil-dalil dalam Al Qur’an. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

Artinya: Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS. Ali Imran 59)

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنْسَانِ مِنْ طِينٍ

Artinya:  Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (QS. As Sajdah 7)

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ

Artinya: Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. (QS. Al Hijr 26)

خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ

Artinya:  Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. (QS Ar Rahman 14)

Simak:   Kajian Siroh: Sejarah Hijrah Nabi

Dari dalil diatas kita ketahui bahwa nabi Adam diciptakan dari tanah. Adapun anak-anak keturunan Nabi Adam alaihissalam maka diciptakan atau tercipta dari air yang hina yaitu air mani. Sedangkan para malaikat diciptakan dari cahaya dan para jin diciptakan dari api.

Riwayat Kisah Nabi Adam

Nabi Adam diciptakan oleh Allah dengan Tinggi 60 hasta kemudian anak keturunannya senantiasa berkurang ketinggiannya. Berkurang dan berkurang sampai sekarang ini. Kelak penduduk surga akan diciptakan oleh Allah seperti Nabi Adam. Setelah Allah menciptakan nabi Adam, kemudian Allah menciptakan Hawa. Hawa diciptakan dari tulang rusuk nabi adam. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Artinya:  Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS An Nisaa 1)

Apa hikmah Allah menciptakan istri bagi Nabi Adam alaihissalam? Maka tujuannya adalah agar Nabi Adam merasa tenang merasakan sakinah. Kemudian pula di antara hikmahnya adalah nanti anak keturunannya akan tercipta dari keduanya.

Dari kisah nabi Adam ini ada hal yang perlu diperhatikan. Bahwasanya penciptaan manusia itu ada 4 macam. Yang pertama yaitu manusia tercipta tanpa adanya laki-laki ataupun perempuan.  Tanpa adanya ibu dan bapak yaitu Nabi Adam sholawatullahi Wassalam. Nabi Adam Allah ciptakan dari dari tanah tidak dari seorang ibu, tidak dari seorang bapak. Lalu yang kedua yaitu penciptaan manusia dari laki-laki saja tidak ada perempuan yaitu Hawa istrinya Nabi Adam alaihissalam. Karena istrinya Nabi Adam tercipta dari Nabi Adam saja yang mana hanya laki laki saja. Adapun yang ketiga penciptaan manusia dari perempuan tanpa laki laki yaitu nabi Isa Alaihisalam. Penciptaan yang keempat adalah manusia tercipta dari laki laki dan perempuan secara keseluruhan seperti saat ini.

Simak:   Siroh: Mengambil Ibroh Dari Kisah Nabi Ismail

Kedudukan Nabi Adam

Kemudian yang berikutnya tentang kisah Nabi Adam alaihissalam yaitu Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan hambanya dari kalangan malaikat dan juga memerintahkan iblis untuk sujud kepada Nabi Adam. Ini pembahasan yang cukup penting karena nanti ada hal-hal yang mungkin ya dipertanyakan oleh sebagian manusia. Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan Nabi Adam setelah itu Allah memerintahkan malaikat dan jin untuk sujud kepada Nabi Adam. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

Artinya:  Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (QS Al Baqara 34)

Macam-macam Sujud

Berkaitan dengan perintah dari Allah untuk sujud kepada Nabi Adam ini sebagian manusia bertanya-tanya. Sebagian manusia kadang bingung kenapa kok Allah memerintahkan malaikat dan kepada iblis untuk sujud kepada nabi Adam. Bagaimana Allah memerintahkan mereka untuk sujud kepada Nabi Adam padahal kepada selain Allah itu adalah bentuk kesyirikan. Maka pertanyaan ini membutuhkan penjelasan dan jawaban yang sangat jelas agar kita tidak salah paham. Jawabannya adalah sujud itu ada dua macam, yang pertama adalah sujud ibadah ya sujud untuk beribadah menghamba yang kedua sujud untuk menghormati. Sujud yang pertama yaitu sujud untuk ibadah maka ini hanya diperuntukkan bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak boleh untuk selain Allah. Sedangkan sujud yang kedua adalah sujud untuk menghormati saja. Pada syariat umat terdahulu sujud penghormatan ini memang banyak dilakukan. Akan tetapi syariat ini sudah dihapuskan pada jaman Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihiwassalam. Jadi Allah pada saat memerintahkan Malaikat untuk sujud kepada nabi Adam adalah untuk menghormati nabi Adam bukan untuk beribadah

Simak:   Kajian Siroh: Sejarah Hijrah Nabi

Sombongnya Iblis

Dalam kisah nabi Adam diceritakan bahwa Iblis dengan sombongnya melawan dan menentang perintah Allah. Ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam alaihissalam maka pada saat itu iblis ada bersama para malaikat. Dahulu Iblis dan Malaikat memiliki kedudukan yang sama sama mulia. Akan tetapi kemudian iblis menentang ketika diperintahkan untuk sujud kepada nabi Adam. Iblis enggan dan tidak mau bersujud kepada nabi Adam. Iblis merasa kedudukannya lebih baik dari nabi adam karena mereka diciptakan dari api. Allah berfirman:

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ

Artinya:  Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”. (QS Al A’raf 12)

Dengan sombongnya iblis berkata “Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?” Iblis sangat sombong melawan dan menentang perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Akan tetapi kalau diteliti lebih lanjut bahwasanya tanah itu lebih baik daripada api. Karena sifatnya api itu membakar panas, adapun tanah bisa memadamkan api. Namun karena kesombongan dari iblis maka dia menganggap dirinya lebih baik.

Demikian kisah nabi Adam pada pertemuan kali ini, Simak kajian kisah para nabi berikutnya untuk mengikuti kisah nabi Adam berikutnya.

Simak juga kajian: Sejarah Hijrah Nabi, Mengambil Ibroh dari Kisah Nabi Ismail

Topics #kisah nabi #kisah nabi adam #kisah para nabi #nabi #nabi adam #perjalanan kisah nabi #perjalanan para nabi #sejarah agama #sejarah agama islam #sejarah islam #Siroh #siroh nabawiah #ustadz abdul basith