Kajian bersama ustadz Mubarok Bamualim,Lc.,M.H.I kali ini membahas kitab Riyadhusholihin dengan tema “Pola Hidup Zuhud”. Dalam bahasan ini kaum mukminin diajak untuk menerapkan pola hidup zuhud. Janganlah kita terlalu mencintai dunia kemudian sibuk menumpuknya siang dan malam. Hendaknya kita mengambil dunia ini seperlunya saja sesuai dengan keperluan kita saja. Sesungguhnya dunia adalah sesuatu yang hina dan Allah menghinakan dunia. Maka dari itu manusia yang dalam hidupnya hanya mengejar dunia saja maka dia akan menjadi orang yang merugi.

Tidak ada orang yang mengejar dunia kecuali orang-orang yang hina, maka bagi kaum muslimin hendaknya menerapkan pola hidup zuhud. Ambillah dari dunia hanya yang diperlukan untuk hidup saja tanpa melalaikannya dari kehidupan akhiratnya. Dunia disisi Allah adalah sesuatu yang hina dan tidak ada artinya.

Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam adalah teladan bagi kaum muslimin merupakan orang yang dermawan dan selalu menerapkan pola hidup zuhud. Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam tidak mencintai harta dan dunia. Beliau menasehatkan agar kita banyak bersedekah karena itulah yang bermanfaat bagi kita kelak diakhirat. Harta yang dimiliki seseorang hakikatnya adalah apa yang ia infakkan sedangkan harta yang ia simpan adalah milik ahli warisnya. Ketahuilah sesungguhnya manusia kelak akan dihisab pada hari kiamat dan akan ditanya dari mana harta itu ia dapatkan dan untuk apa dibelanjakan.

Simak:   Tausiyah Singkat: Agar Amal Diterima
Topics #pola hidup zuhud #riyadush shalihin #ustadz Mubarak Bamualim #zuhud