Mursyid Pendidikan Dewan Pengurus Wilayah Al-Irsyad Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan workshop Strategic Planning pada 11-13 Mei 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kusuma Agrowisata, Kota Batu, diikuti 34 peserta dari 21 lembaga Pendidikan Al-Irsyad yang tersebar di wilayah Jawa Timur.
Ketua DPW Perhimpunan Al-Irsyad Jawa Timur, Humam Baktir menekankan workshop ini sangat penting untuk diadakan, terutama untuk sekolah-sekolah yang mempersiapkan strateginya untuk lebih maju kedepan.

Pentingnya peran kepemimpinan, kata Humam, mempengaruhi keberhasilan sekolah hingga 50%.
“Dipilihnya kepala sekolah untuk hadir di kegiatan ini karena kepala sekolah memiliki peran penting dalam kemajuan sekolah pada, 50% keberhasilan sekolah tergantung kepada kepala sekolah,” ujar Humam Baktir.

Antusiasme para peserta juga terlihat saat menyimak materi yang disampaikan Hafidz Djanuardi.
Menurutnya, materi strategic planning ini dapat membantu siapapun dalam merancang sebuah program.
“Strategic planning ini akan membantu siapapun pemimpinnya untuk merancang sebuah program yang berdurasi jangka Panjang yang kita sebut dengan long term planning, bisa juga jangka menengah atau mid term planning, dan bisa juga rencana jangka tahunan,” ungkapnya.

Mursyid Pendidikan DPW Perhimpunan Al-Irsyad Jawa Timur, Muhammad Farid Ma'ruf mengatakan kegiatan ini dalam rangka memberikan arahan dan bimbingan kepada pimpinan sekolah sehingga sekolah memiliki perencanaan yang baik dan matang.
“Adanya penyusunan workshop strategic planning ini bertujuan agar sekolah memiliki perencanaan yang baik, perencanaan yang matang sehingga sekolah kedepan menjadi sekolah yang lebih baik memiliki keunggulan diantara sekolah-sekolah yang lainnya,” kata Farid.
Sementara, Sekertaris Jenderal DPW Al-Irsyad Jawa Timur, Muhammad Ali Bazher berharap pihaknya bisa mendukung sekolah-sekolah dari Al-Irsyad agar bagus di dalam kinerja, pendidik, dan mempersiapkan generasi terbaik umat ini.
“Semoga acara ini menjadi manfaat bagi mereka, dan kami mensupport mereka untuk berkembang dan akhirnya menjadi sekolah-sekolah yang berpegang kepada al-qur’an dan sunnah tapi tidak luput juga mereka bagus di dalam kinerja, bagus dalam pendidiknya, dan bagus juga dalam mempersiapkan generasi terbaik umat ini,” pungkasnya.
Baca juga: Jarak Hotel Jamaah ke Masjidil Haram Paling Jauh 4,5 Kilometer
(frd)



