Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan 200 dokter dari berbagai kampus guna memeriksa kesehatan hewan kurban di lapak mulai pekan depan.
“Kemudian dokter kita sendiri dan dibantu oleh Persatuan Dokter Hewan Indonesia Jawa Timur khusus masuk Surabaya,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPKP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, Jum’at (23/05/2025).
Pemeriksaan itu akan dilaksanakan bergilir mulai Senin (26/05/2025).

“Kemarin dan kemarin lusa kita sosialisasi kepada takmir masjid sama yang penyembelih untuk bagaimana melakukan proses pemilihan hewan kurban, bagaimana penanganan hewan kurban yang akan disembelih dan bagaimana penyembelihan yang asuh,” katanya dilansir Suara Surabaya.
Pemeriksaan akan dilakukan selama 5 hari untuk di lapak. Sementara saat proses penyembelihan juga dilakukan pemeriksaan postmortem selama 3 hari, mulai tanggal 6, 7, 8 Juni 2025.

Sebelumnya, Antiek menegaskan semua hewan kurban yang di jual di Surabaya pasti dalam pengawasannya, dan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Namun masyarakat harus tetap waspada, dengan mengeceknya lagi saat akan membeli hewan kurban.
Baca juga: Mursyid Pendidikan DPW Al-Irsyad Jatim Gelar Workshop Strategic Planning
(frd)



