Setidaknya lima relawan, termasuk empat orang asing yang bekerja untuk organisasi bantuan kemanusiaan tewas pada Senin malam akibat serangan udara Israel terhadap kendaraan mereka di kota Deir al-Bala, Jalur Gaza tengah.
Berdasarkan saksi mata kepada Anadolu, para korban dibawa ke Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah.
Otoritas setempat di Gaza dalam konfrensi pers mengatakan bahwa Israel menyerang tim relawan asing yang terdiri dari warga kenegaraan Inggris, Polandia, Australia, seorang warga negara asing yang masih belum teridentifikasi, serta seorang warga Palestina dari Gaza.
Kendaraan yang menjadi target serangan Israel diketahui milik World Central Kitchen (WCK), sebuah organisasi bantuan yang berbasis di Amerika Serikat dan didirikan oleh koki kemanusiaan selebriti Jose Anders.

Gambar yang beredar pada akun media sosial Palestina menunjukkan paspor para warga kenegaraan yang tewas dalam serangan udara itu, yaitu paspor Australia, Polandia, dan Inggris serta jasad dengan kaos bertuliskan WCK.
“Ini adalah sebuah tragedi. Relawan bantuan kemanusiaan dan warga sipil jangan pernah menjadi target!” pernyataan resmi WCK melalui sosial media X.
Militer Israel belum memberi komentar mengenai insiden ini.

Tidak Hanya Relawan
Serangan militer mematikan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 mengakibatkan lebih dari 32.800 warga Palestina terbunuh dan 75.300 lainnya terluka di tengah kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.
Selain itu, pemberlakuan blokade oleh Israel melumpuhkan Jalur Gaza yang membuat penduduknya, khususnya di Gaza Utara berada di ambang kelaparan.
Menurut informasi PBB, serangan Israel menyebabkan 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut hancur atau rusak, sementara 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.
Baca juga: Darurat Pangan di Gaza Utara Capai Kondisi Sangat Kritis
(frd)



