Sebanyak 18 pendengar setia dari berbagai daerah Surabaya Raya melakukan kunjungan ke Radio Suara Al-Iman pada Ahad (15/06/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari sambung silaturahim antara pendengar yang sering berjumpa via on air.

Bu Yusuf, salah satu pendengar dari Lamongan mengatakan bahwa kunjungan ini penting karena untuk menyambung ukhuwah Islamiyah dan tali silaturahim antar pendengar yang tidak pernah bertemu secara langsung.
“Dengan adanya sambang Radio Al-Iman ini, penting untuk menyambung silaturahim yang biasanya tidak kenal jadi kenal, yang ngerti suaranya waktu siaran jadi tahu wajah-wajahnya,” ungkap Bu Yusuf diselingi guyonan.

Kalau tidak direncanakan jauh-jauh hari, kata Bu Yusuf, para pendengar tidak bisa berkumpul mengingat kesibukannya masing-masing pada akhir pekan.
“Kalau ndadak ya nggak bisa kumpul, jadi kami saling kontak untuk janjian ketemuan di Al-Iman. Kan ada yang jualan, ada yang sibuk ngurusi cucu nya pas akhir pekan, jadi ya mesti jauh-jauh hari,” katanya.
Selama berada di Radio Suara Al-Iman, para pendengar setia nampak saling berinteraksi langsung dengan berkenalan antara satu sama lain dan bertemu dengan beberapa penyiar.

Sementara itu, HRD Al-Iman, Shebib Ambiya menilai kunjungan para pendengar bukan hanya bernilai positif bagi Al-Iman namun juga memberi saran bagi keberlangsungan siaran Al-Iman.
“Acara ini sangat memberikan nilai positif bagi kami dalam memperbaiki kinerja Radio, banyak sekali masukan dari Pendengar Setia Kami yang sangat menyayangkan apabila Radio Suara Al-Iman sampai tidak mengudara,” katanya.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa kami wadahi untuk para Pendengar dan menjadi salah satu bentuk harapan kami untuk perkembangan Radio ke arah yang lebih baik lagi. InsyaAllah.” pungkasnya.
Baca juga: Perempuan Kini Target Sindikat Narkoba Untuk Jadi Kurir
(frd)



