Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan Institut Agama Islam (IAI) Al-Irsyad Jakarta pada Kamis (11/06/2026).
Peresmian ini juga dihadiri oleh pihak Kementerian Agama, jajaran pimpinan Lembaga Al-Irsyad, dan tokoh agama.
Dilansir dari laman resmi Kemenag, Nasaruddin Umar meminta Perguruan Tinggi Islam khususnya Institut Agama Islam Al-Irsyad Jakarta bisa berkembang menjadi pusat pencerahan pendidikan agama yang mampu menjawab tantangan masyarakat perkotaan dan era post-truth.
“Kita berada pada suatu situasi yang biasa kita sebut dengan post-truth. Ketika kebenaran itu tidak semudah lagi kita wujudkan (seperti) pada masa-masa yang lampau,” ujar Menag.

Menag menjelaskan, tantangan pendidikan Islam saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga dengan kemampuan menjaga kebenaran di tengah derasnya arus informasi.
Karena itu, IAI Al-Irsyad Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan generasi yang berilmu, berakhlak, dan membawa manfaat bagi umat.
“Al-Irsyad ini kami sangat berharap memberikan pencerahan terhadap masyarakat kita,” tutur Menag.
Pihaknya juga mengajak para dosen dan civitas akademika IAI Al-Irsyad Jakarta untuk menjadikan kampus sebagai ruang intelektual dan spiritual yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Saya mohon betul kepada para dosen, mari kita menjadikan IAI Al-Irsyad ini oase spiritual di tengah kegersangan Kota Metropolitan Jakarta,” ucap Menag.

Ucapan Tahniah
Al-Iman TV dan Radio Suara Al-Iman 918AM Surabaya mengucapkan:
Selamat Atas Peresmian INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) AL-IRSYAD JAKARTA
Diresmikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia pada:
Kamis, 11 Juni 2026 Masehi / 25 Dzulhijjah 1447 H
Semoga Allah ﷻ senantiasa memberkahi Institut Agama Islam Al-Irsyad Jakarta, menjadikannya tegak di atas Al-Qur'an dan As-Sunnah, serta melahirkan generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, dan menjadi cahaya bagi umat Islam di Indonesia dan dunia.
بَارَكَ اللهُ فِيكُمْ وَنَفَعَ بِكُمُ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ
Baca juga: Ancaman Akhlak Buruk dalam Islam: Hasad, Marah, dan Zalim
(frd)



