spot_img
BerandaKhutbah JumatMeraih Surga Tertinggi! 5 Amalan yang Mengangkat Derajat di Surga

Meraih Surga Tertinggi! 5 Amalan yang Mengangkat Derajat di Surga

Surga Memiliki Banyak Tingkatan

Disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari rahimahullahu ta‘ala dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu ta‘ala anhu bahwasanya Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ مِائَةَ دَرَجَةٍ أَعَدَّهَا اللَّهُ لِلْمُجَاهِدِينَ فِي سَبِيلِهِ، مَا بَيْنَ الدَّرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ، فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ، فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ وَأَعْلَى الْجَنَّةِ، وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ، وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ.

“Sungguh, di dalam surga terdapat seratus tingkatan yang Allah sediakan bagi orang-orang yang berjihad di jalan-Nya. Jarak antara satu tingkatan dengan tingkatan lainnya seperti jarak antara langit dan bumi. Maka apabila kalian meminta kepada Allah, mintalah surga Firdaus, karena ia adalah surga yang paling tengah dan paling tinggi. Di atasnya terdapat ‘Arsy ar-Rahman, dan dari sanalah mengalir sungai-sungai surga.”

Dalam hadis yang mulia ini, Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan kepada kita bahwa surga memiliki banyak tingkatan. Jarak antara satu tingkatan dengan tingkatan lainnya adalah seperti jarak antara langit dan bumi. Setiap tingkatan memiliki kenikmatan yang berbeda. Semakin tinggi tingkatannya, semakin besar pula kenikmatannya.

Tatkala Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan tentang orang yang paling rendah kedudukannya di surga, beliau bersabda:

“Ia mendapatkan dua istri dari bidadari-bidadari surga.”

Beliau juga bersabda:

ثُمَّ يَدْخُلُ بَيْتَهُ فَتَدْخُلُ عَلَيْهِ زَوْجَتَاهُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ

“Kemudian ia (orang yang terakhir masuk surga atau orang yang paling rendah kedudukannya di surge) akan masuk ke rumahnya, lalu masuk pula ke rumahnya dua istrinya dari bidadari-bidadari surga.”

Namun, tatkala Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam berbicara tentang orang yang mati syahid, beliau bersabda:

لِلشَّهِيدِ عِندَ اللَّهِ سِتُّ حصَالٍ

“Bagi orang yang mati syahid di sisi Allah ada enam keutamaan.”

Di antaranya:

فَيُزَوَّجُ اثْنَتَيْنِ وَسَبْعِينَ زَوْجَةً مِنَ الْحُورِ الْعِينِ

 “Ia akan diberikan 72 istri dari bidadari-bidadari surga.”

Hadis-hadis ini menunjukkan bahwa kenikmatan di surga berbeda-beda, tergantung pada tingkatan yang diperoleh oleh seorang hamba. Maka, ketika seorang hamba mengetahui bahwa surga memiliki banyak tingkatan dan kenikmatannya berbeda sesuai tingkatannya, hendaknya ia menjadikan cita-citanya bukan sekadar ingin masuk surga, namun bagaimana bisa meraih surga yang paling tinggi, yaitu Surga Al-Firdaus.

Meraih Surga Tertinggi! Amalan yang Mengangkat Derajat di Surga

Amalan yang Mengangkat Derajat di Surga

Allah subhanahu wa ta‘ala, dengan rahmat-Nya yang luas, menjadikan adanya amalan-amalan yang dapat mengangkat derajat seorang hamba di surga-Nya.

1. Menuntut Ilmu Agama

Allah subhanahu wa ta‘ala berfirman dalam surah Al-Mujadalah ayat 11:

يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَـٰتٍۚ

“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”

Maka, tatkala seorang hamba ingin mendapatkan derajat yang tinggi di surga, hendaknya ia meningkatkan semangatnya dalam menuntut ilmu agama dan menghadiri majelis-majelis ilmu. Mudah-mudahan dengan itu Allah subhanahu wa ta‘ala mengangkat derajatnya.

2. Menghafalkan Al-Qur’an

Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dan disahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dari sahabat Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiallahu ‘anhuma, Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا، فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ كُنْتَ تَقْرَؤُهَا

“Akan dikatakan kepada orang yang senantiasa membaca dan menghafalkan Al-Qur’an di dunia: ‘Bacalah dan naiklah, bacalah dengan tartil sebagaimana engkau dulu membacanya di dunia. Kedudukanmu adalah sesuai dengan ayat terakhir yang engkau baca.’”

Hadis ini menunjukkan kedudukan yang tinggi bagi para penghafal Al-Qur’an. Maka, marilah kita luangkan waktu untuk menghafalkan Al-Qur’an, menyisihkan sebagian waktu dari kesibukan dunia agar kita mendapatkan derajat yang tinggi di sisi Allah subhanahu wa ta‘ala.

3. Melangkah Menuju Rumah Allah

Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadis riwayat Imam Muslim:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ، ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ، لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ، كَانَتْ خُطُوَاتُهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barang siapa yang bersuci di rumahnya kemudian berjalan menuju rumah Allah untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka setiap langkahnya: satu menghapus dosa, dan satu lagi mengangkat derajatnya.”

Oleh karena itu, biasakanlah untuk senantiasa melangkah menuju rumah-rumah Allah (masjid) untuk menunaikan salat berjamaah, agar Allah mengangkat derajat kita di surga.

4. Menutup Celah Saf Salat Berjamaah

Dalam hadis riwayat Ibnu Majah yang disahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah, Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الَّذِينَ يَصِلُونَ الصُّفُوفَ، وَمَنْ سَدَّ فُرْجَةً رَفَعَهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada orang-orang yang menyambung saf salat. Dan barang siapa yang menutup celah saf, maka Allah akan mengangkat derajatnya.”

Maka perhatikanlah saf-saf kita dalam salat. Bersemangatlah menutup setiap celah saf agar dengannya Allah mengangkat derajat kita di surga.

Meraih Surga Tertinggi! Amalan yang Mengangkat Derajat di Surga

5. Menyantuni Anak Yatim

Di antara amalan yang dapat mengangkat derajat seorang hamba di surga Allah adalah menyantuni anak yatim.

Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari sahabat Sahal bin Sa‘d As-Sa‘idi radhiallahu ‘anhu:

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ كَهَاتَيْنِ

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim seperti ini (yakni sangat dekat),” beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkannya sedikit.

Ini menunjukkan bahwa orang yang menanggung dan membiayai kehidupan anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di surga, bahkan dekat dengan kedudukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Maka, perhatikanlah anak-anak yatim di sekitar kita baik dari kerabat maupun bukan. Biayailah kehidupan dan pendidikan mereka, cukupkan kebutuhan mereka, dan semoga Allah subhanahu wa ta‘ala menjadikan amalan tersebut sebagai sebab untuk meraih kedudukan tinggi di surga-Nya.

Surga bukanlah sekadar tempat penuh kenikmatan, tetapi juga balasan bagi amal dan perjuangan hamba-hamba yang taat. Setiap langkah kebaikan dari menuntut ilmu, membaca Al-Qur’an, hingga menyantuni anak yatim memiliki nilai besar di sisi Allah. Maka, marilah kita memperbanyak amalan yang dapat mengangkat derajat di surga, agar kelak kita termasuk orang yang meraih surga tertinggi Surga Al-Firdaus Al-A‘la.

Baca juga: Berburu Derajat di Surga Terbaik

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img