BerandaAdab dan AkhlakBerburu Derajat di Surga Terbaik

Berburu Derajat di Surga Terbaik

Manusia di dunia ini banyak yang berlomba-lomba untuk mendapatkan kedudukan yang tinggi di dalam kehidupan mereka, baik dalam pekerjaan, usaha, dan yang lainnya. Namun banyak dari kita yang lupa bahkan enggan untuk berlomba-lomba meraih kedudukan yang tinggi di sisi Allah azza wajalla.

Para penghuni surga tidaklah berada dalam satu derajat yang sama, namun mereka berbeda-beda kedudukannya di dalamnya, karena surga memiliki derajat-derajat dan masing-masing penghuninya akan mendapatkan derajat sesuai dengan amal perbuatannya ketika di dunia.

Derajat Di Surga

Di antara dalil-dalil yang menunjukkan akan adanya perbedaan derajat di surga kelak,bahwasanya Allah melebihkan sebagian manusia atas sebagian yang lain dengan meninggikan derajatnya, yaitu firman Allah ta’ala :

لَّا يَسۡتَوِي ٱلۡقَٰعِدُونَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ غَيۡرُ أُوْلِي ٱلضَّرَرِ وَٱلۡمُجَٰهِدُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡۚ فَضَّلَ ٱللَّهُ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡ عَلَى ٱلۡقَٰعِدِينَ دَرَجَةٗۚ وَكُلّٗا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ وَفَضَّلَ ٱللَّهُ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ عَلَى ٱلۡقَٰعِدِينَ أَجۡرًا عَظِيمٗا دَرَجَٰتٖ مِّنۡهُ وَمَغۡفِرَةٗ وَرَحۡمَةٗۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمًا 

“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. an-Nisa’: 95-96)

Berkata al-Imam ath-Thabari rahimahullah di dalam tafsirnya:

“Dan penafsiran yang lebih utama mengenai firman Allah (دَرَجَاتٍ مِّنْهُ) yaitu bahwasanya yang dimaksud adalah adanya tingkatan-tingkatan di surga.” (Tafsir ath-Thabari, 9/98).

Baca Juga : Kiat Menggapai Istiqomah

Perbedaan Derajat di Surga

Seperti apakah perbedaan satu derajat dengan derajat lainnya di surga kelak? Rasulullah telah memberikan gambaran kepada kita semua sebagai umat beliau tentang perbedaan derajat tersebut di dalam hadits-hadits beliau, di antaranya beliau menggambarkan jarak antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti kita melihat bintang nan jauh di ufuk sebagaimana yang Nabi shalallahu’alaihi wasallam sabdakan:

إِنَّ أَهْلَ الْجَنَّةِ يَتَرَاءَوْنُ أَهْلَ الْغُرَفِ مِنْ فَوْقِهِمْ، كَمَا يَتَرَاءَوْن الْكَوْكَبَ الدَّرِّيَّ الْغَابِرَ فِي الْأُفُقِ مِنَ الْمَشْرِقِ أَوِ الْمَغْرِبِ لِتَفَاضُلِ مَا بَيْنَهُمْ

“Sungguh para penghuni surga melihat para pemilik kamar-kamar yang berada di atas mereka, sebagaimana mereka melihat bintang yang bersinar di ufuk timur atau barat, karena perbedaan derajat di antara mereka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Di dalam hadits lain Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam menjelaskan jarak antara satu derajat dengan derajat yang lain, yaitu:

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ((ارْمُوا مَنْ بَلَغَ الْعَدُوَّ بِسَهْم رَفَعَهُ اللَّهُ بِهِ دَرَجَةً)) قَالَ ابْنُ النَّحامِ : يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا الدَّرَجَةُ؟ قَالَ: ((أَمَا إِنَّهَا لَيْسَتْ بِعَتَبَةِ أُمِّكَ، وَلَكِنْ مَا بَيْنَ الدَّرَجَتَيْنِ مِائَةُ عَامٍ))

Dari Nabi shalallahu’alaihi wasallam bersabda: “Panahlah, barangsiapa yang memanah musuh dengan sebuah panah, maka Allah akan mengangkatnya satu derajat dengan anak panah itu,” kata Ibnu Nahham radiyallahu’ahu : ‘Wahai Rasulullah, seperti apa satu dejarat tersebut?’, Beliau bersabda: “Ketahuilah, satu derajat tidaklah seperti tangga di rumah ibumu, tetapi jarak antara satu derajat dengan derajat lainnya adalah sejauh seratus tahun.” (HR. an-Nasa’i dan disahkan oleh Imam al-Albani).

Begitu pula di dalam sabda yang lain Nabi menjelaskan bahwa jarak antara satu derajat dengan derajat yang lain seperti jarak langit dan bumi, beliau bersabda:

إنَّ في الجنَّة مئَةَ دَرَجَةٍ أَعَدَّهَا اللَّهُ لِلْمُجَاهِدِينَ في سبيل الله مَا بَيْنَ الدَّرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

“Sungguh di dalam surga ada seratus derajat yang disiapkan bagi orang-orang yang berjihad di jalan Allah, jarak antara satu derajat dengan derajat yang lain adalah seperti jarak antara langit dan bumi.” (HR. Bukhari)

Hadits-hadits Nabi shalallahu’alauhu wasallam di atas menjelaskan kepada kita bahwa jarak antara satu derajat di surga dengan derajat yang lain tidaklah dekat, dan ini me- motivasi kita untuk berlomba-lomba mengangkat derajat kita di surga.

Berburu Derajat Di Surga

Derajat Paling Tinggi di Surga

Adapun tempat yang paling tinggi di surga, maka Rasulullah pernah menjelaskan bahwa tempat yang paling tinggi di surga adalah Firdaus. Nabi bersabda:

فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ وَأَعْلَى الْجَنَّةِ وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّة

‏”Apabila kalian meminta kepada Allah, maka mintalah Firdaus, karena sesungguhnya Firdaus adalah bagian paling tengah dan paling tinggi di surga, dan di atasnya ada ‘Arsy Allah, dan dari Firdaus lah terpancar sungai-sungai surga.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Imam Al-Albani)

Di dalam hadits tersebut Nabi memerintahkan kita di saat kita berdoa memohon kepada Allah agar kita meminta surga yang tertinggi yaitu Firdaus. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa untuk masalah akhirat maka sudah seharusnya kita bercita-cita setinggi-tingginya, apabila di dunia saja kita bercita-cita setinggi langit, maka untuk akhirat kelak kita seharusnya bercita-cita setinggi Firdaus dan berusaha meraihnya dengan segala bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah.

Setiap Orang Akan Mendapatkan Derajat Sesuai Amalanya

Ketika kita ingin mendapatkan hal yang kita cita-citakan maka kita harus melakukan usaha untuk meraihnya, demikian pula ketika kita bercita-cita untuk meraih derajat yang tinggi di surga maka kita harus berusaha untuk mewujudkannya, karena tidaklah setiap mukmin di surga kelak mendapatkan derajat di surga melainkan sesuai dengan amal perbuatannya ketika dia di dunia, Allah berfirman:

وَلِكُلّٖ دَرَجَٰتٞ مِّمَّا عَمِلُواْۖ وَلِيُوَفِّيَهُمۡ أَعۡمَٰلَهُمۡ وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ 

“Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan”. (QS. al-Ahqaf : 19)

Demikianlah sedikit uraian tentang derajat di surga, mudah-mudahan Allah menempatkan kita semua di surga Firdaus. Allahumma amin, walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.

Dilansir dari Majalah Donatur Al-Iman Vol. 1 no 2. September 2015 / Dzulqa’dah 1436 H. Berburu Derajat di Surga tulisan Ustadz Askar Wardana, Lc., M.Pd.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img