BerandaBerita Al-ImanDishub Surabaya Paparkan Hasil Evaluasi Penerapan Bayar Parkir Nontunai

Dishub Surabaya Paparkan Hasil Evaluasi Penerapan Bayar Parkir Nontunai

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengevaluasi kebijakan parkir nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) usai sepekan diberlakukan.

Kepala Dishub Kota Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan kebijakan tersebut sudah dimonitor sejak dimulai serentak di 322 titik dari ribuan lokasi yang sudah dipetakan.

Berdasarkan temuan di lapangan, penerapan kebijakan nontunai tidak menemui kendala apapun, namun mayoritas pengguna jalan parkir masih membayar secara tunai.

“Kita menilai masyarakat juga perlu adaptasi dengan peralihan tunai ke nontunai,” kata Tundjung Iswandaru, Kamis (08/02/2024).

Adanya sejumlah warga yang memilih membayar parkir secara tunai karena belum terbiasa membayar parkir menggunakan QRIS, khususnya orang tua.

Guna mendorong peralihan kebijakan parkir nontunai, pihaknya menggencarkan sosialisasi penggantian voucher pengganti uang tunai sekaligus menambah titik penjualan voucher.

Dishub Surabaya Evaluasi Penerapan Bayar Parkir Nontunai

Sementara Ketua UPT Parkir Dishub Kota Surabaya, Jeanne Mariane Taroreh menyebut banyak masyarakat membayar parkir secara tunai, namun presentasinya masih dihitung.

Ia juga menuturkan saat ini penambahan titik penjualan voucher masih dimatangkan, termasuk usulan lokasi penjualan di fasilitas publik yang sering digunakan warga berkumpul seperti taman, terminal, maupun fasilitas lain yang ramai.

“Teknisnya, Dishub akan menyerahkan voucher itu ke toko atau kios yang ditunjuk. Ini masih dimatangkan sambil menunggu evaluasi QRIS,” tutupnya, seperti yang dikutip dari Jawa Pos.

Baca juga: BPJPH Buka Satu Juta Sertifikasi Halal Gratis Untuk UMK 2024

(frd)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img