spot_img
BerandaFiqih dan Muamalah8 Pembatal Wudhu & Penyebab Wajib Mandi Junub yang Harus Diketahui Setiap...

8 Pembatal Wudhu & Penyebab Wajib Mandi Junub yang Harus Diketahui Setiap Muslim

Agama Islam adalah agama yang sangat memperhatikan kesucian dan kebersihan, baik lahir maupun batin. Di antara ibadah yang membutuhkan kesucian adalah shalat. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami perkara-perkara yang membatalkan wudhu dan hal-hal yang mewajibkan mandi junub.

Pembatal-Pembatal Wudhu

Wudhu adalah syarat sahnya shalat. Jika wudhu batal, maka tidak sah shalat seseorang. Berikut ini beberapa hal yang membatalkan wudhu berdasarkan dalil dari Al-Qur'an dan hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

  1. Keluar sesuatu dari dua jalan (kemaluan depan dan belakang)
    Rasulullah ﷺ bersabda,
    “Namun dari buang air besar, buang air kecil, dan tidur.” (HR. An-Nasa’i dan At-Tirmidzi)
  2. Darah yang banyak dan semisalnya
    Para ulama menjelaskan bahwa keluarnya darah dalam jumlah banyak membatalkan wudhu.
  3. Hilangnya akal karena tidur atau sebab lain
    Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang sama di atas.
  4. Memakan daging unta
    Rasulullah ﷺ ditanya,
    “Apakah kami harus berwudhu karena memakan daging unta?”
    Beliau menjawab, “Iya.” (HR. Muslim)
  5. Menyentuh wanita dengan syahwat
    Allah Ta’ala berfirman:
    “…atau kamu telah menyentuh perempuan.” (QS. An-Nisa: 43)
  6. Menyentuh kemaluan dengan tangan
    Sebagaimana dalam hadis, bahwa menyentuh kemaluan tanpa penghalang membatalkan wudhu.
  7. Memandikan jenazah
    Hal ini merupakan perkara yang dianjurkan untuk berwudhu kembali setelahnya.
  8. Riddah (keluar dari Islam)
    Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
    “Jika kamu kafir maka sungguh Allah tidak butuh kepada kalian, dan Dia tidak akan menerima amalan kalian.” (QS. Az-Zumar: 7).

Baca Juga: Panduan Fikih Sehari-Hari: Hukum Bejana dan Cara Menyucikan Najis

Hal-Hal yang Mewajibkan Mandi Junub

Mandi janabah (mandi besar) diwajibkan ketika seseorang dalam keadaan hadats besar. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an dan ditafsirkan oleh para ulama salaf.

Yang mewajibkan mandi junub antara lain:

  • Keluar mani dengan syahwat.
  • Bertemunya dua kemaluan, walaupun tidak sampai keluar mani.
  • Selesai haid atau nifas bagi wanita.
  • Masuk Islam bagi orang kafir.
  • Kematian (mandi bagi mayit).
Pembatal Wudhu dan Hal-Hal yang Mewajibkan Mandi Junub

Tata Cara Mandi Junub

Rasulullah ﷺ mengajarkan cara mandi junub yang sempurna:

  1. Berniat dan membaca basmalah.
  2. Mencuci kedua tangan.
  3. Membersihkan kemaluan.
  4. Berwudhu seperti wudhu untuk shalat.
  5. Menyiram kepala sebanyak tiga kali.
  6. Meratakan air ke seluruh tubuh.
  7. Mencuci kedua kaki setelah selesai.

Namun, yang wajib adalah membasuh seluruh badan, termasuk bagian di bawah rambut, baik yang lebat maupun tipis.

Penutup

Menjaga kesucian adalah bagian dari iman. Seorang Muslim hendaknya mengetahui dan memahami hal-hal yang membatalkan wudhu dan yang mewajibkan mandi junub agar ibadahnya sah dan diterima oleh Allah Ta’ala.

Wallahu a’lam.

Dinukil, diringkas, dan diterjemahkan dari kitab “Minhajus Salikin wa Taudhihil Fiqh fid Diin” karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah oleh Catur Baro Hapsako, S.Pd., M.Sos.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img