Pemerintah Kota Surabaya mulai melakukan revitalisasi Pasar Kembang pada Rabu (11/09/2024), yang pernah mengalami peristiwa kebakaran pertengahan 2021 lalu.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan revitalisasi Pasar Kembang baru bisa dilaksanakan tahun ini, mengingat anggaran pemkot Tengah difokuskan untuk penanganan Covid-19.

“Pada tahun 2021-2022 itu anggaran kita untuk penanganan Covid-19, jadi tidak ada Pembangunan di masa-masa itu. Sehingga di tahun 2024 ini kita bangun, dan di awal tahun kita berikat penyertaan modal,” kata Eri dilansir laman resmi Pemkot Surabaya.
Selain dukungan anggaran Rp4 miliar dari Bank Jatim, Wali Kota Eri juga meminta PD Pasar Surya menggunakan penyertaan modal dari pemkot sebesar Rp22 miliar.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Larang Segala Bentuk Pungutan di Sekolah
“Jadi saya minta kepada teman-teman PD Pasar Surya , titik lainnya juga dibangun menggunakan uang penyertaan modal dari Pemkot Surabaya. Karena pemerintah kota sudah memberikan penyertaan modal sejak bulan Maret 2024,” ujarnya.
Eri berharap, revitalisasi bisa rampung pada akhir Desember 2024 atau awal tahun 2025 mendatang.

“Semoga revitalisasi Pasar Kembang selesai di bulan Desember atau Januari. Saya berharap Pasar Kembang nanti bisa berubah dan menjadi ikon kota Surabaya,” pungkasnya.
Sementara, Direktur Utama PD Pasar Surya Surabaya, Agus Priyo menjelaskan konsep revitalisasi akan tetap mengacu pada eksisting pasar yang sudah ada. Hanya saja nanti akan diperbarui adalah transaksi menggunakan cashless.
“Kemudian yang baru nanti juga terkait dengan tata letak pasar yang bersih, tertib, tidak kumuh, dan lebih modern,” papar Agus.
Baca juga: Indonesia Kekurangan Guru BK Untuk Imbangi Perilaku Siswa
(frd)



