BerandaBerita Al-Iman4 Tips Olahraga Ketika Berpuasa

4 Tips Olahraga Ketika Berpuasa

Memasuki bulan Ramadan, olahraga seringkali dihindari oleh sebagian besar orang karena dianggap menguras banyak tenaga ketika berpuasa. Takut lemas, dehidrasi, dan berakhir batal puasa menjadi alasan klasik untuk tidak melakukan aktivitas yang menyehatkan tubuh ini.

Padahal, olahraga ketika puasa bisa memberi banyak dampak positif bagi tubuh jika dilakukan dengan benar. Tidak hanya membantu menurunkan berat badan, olahraga juga bisa meningkatkan kekuatan tulang dan otot, mengurangi stres, hingga menurunkan risiko penyakit mematikan seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan stroke.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar olahraga tidak mengganggu ibadah puasa, diantaranya:

1. Menentukan waktu yang tepat untuk berolahraga

Berolahraga di waktu yang tepat mampu memberikan efek positif pada tubuh. Waktu yang direkomendasikan antara 30-60 menit sebelum datangnya waktu berbuka, sehingga tenaga yang digunakan saat olahraga segera digantikan setelah berbuka puasa.

Hindari berolahraga di luar ruangan terutama ketika siang hari, karena bisa menyebabkan kelelahan dan dehidrasi akibat kehilangan cairan tubuh secara berlebihan.

Hindari juga melakukan olahraga mendekati waktu tidur. Selain bisa mengganggu kualitas tidur di malam hari, proses pemulihan otot menjadi tidak maksimal dan berujung menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Stok Beras di Jawa Timur Diklaim Aman Hingga Lebaran

2. Memilih jenis olahraga yang tepat

Tidak semua jenis olahraga bisa dilakukan ketika sedang berpuasa. Olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang sangat dianjurkan dilakukan selama 30 menit dengan frekuensi 3-5 kali seminggu.

Olahraga ringan misalnya bersepeda dan jalan kaki tidak hanya membakar kalori, namun juga meningkatkan kebugaran sekaligus menghilangkan stres. Sedangkan olahraga dengan intensitas berat seperti angkat beban dan berlari hanya boleh dilakukan 1-2 jam setelah berbuka puasa.

4 Tips Olahraga Ketika Puasa

3. Menjaga asupan nutrisi

Ketika sahur dan berbuka puasa, konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Porsi makanan lebih baik disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga tidak kurang dan tidak berlebihan.

Utamakan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks diantaranya nasi merah, gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran. Selain kaya akan nutrisi, karakteristiknya yang lebih lambat dicerna oleh tubuh akan membuat anda merasa kenyang lebih lama.

Untuk memperbaiki jaringan otot yang lelah setelah berolahraga, anda perlu mengonsumsi makanan tinggi protein seperti daging, telur, dan ikan. Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh misalnya gorengan maupun makanan yang terlalu manis.

Baca juga: Puasa Arafah Ikut Pemerintah Atau Ikut-Ikutan

4. Perbanyak minum air putih

Agar tidak dehidrasi, dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih minimal 8 gelas dalam sehari.

Hindari minum kopi, teh, serta soda karena kandungan kafein bersifat diuretik yang sering memicu buang air kecil dan membuat anda dehidrasi. Peningkatan denyut jantung normal atau perasaan berdebar-debar dapat membuat anda tidak nyaman imbas konsumsi minuman mengandung kafein.

Olahraga dengan cara yang benar tidak akan mengganggu ibadah puasa anda. Pahami kondisi tubuh sendiri dan jangan memaksakan diri jika anda merasa lemas, pusing, atau memiliki riwayat penyakit tertentu agar olahraga membuat tubuh anda menjadi sehat.

Sumber: alodokter

(frd)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img