BerandaFiqih dan MuamalahBab Haji & Umroh (Bag 4)

Bab Haji & Umroh (Bag 4)

Pada kali ini kita akan membahas tentang miqot. Miqot adalah batasan, haji dan umroh memiliki ketentuan berupa batasan tempat dan waktu yang harus diikuti oleh orang yang hendak melaksanakan ibadah haji dan umroh.

MIQOT HAJI DAN UMROH

Seperti halnya ibadah sholat memiliki batasan waktu namun tidak ada batasan tempat. Anda ingin salat di Arab saudi, Amerika, dimanapun di muka bumi ini anda bisa melaksanakan ibadah salat kecuali yang tempat yang dilarang seperti kuburan dan kamar mandi/tempat yang kotor.

  1. Miqot Zamaniyyah

Adapun miqot atau batasan waktu, termaktub dalam Al-Qur’an bahwasannya Allah berfirman :

..يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْاَهِلَّةِ ۗ قُلْ هِيَ مَوَاقِيْتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ

“Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang bulan sabit. Katakanlah, “Itu adalah (penunjuk) waktu bagi manusia dan (ibadah) haji.” (Al-Baqoroh : 189)

Allah c berfirman di ayat yang lain :

اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ ۚ

“(Musim) haji itu (berlangsung pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi”. (Al-Baqarah : 197)

Lalu ibnu ‘Umar radhiyallahu anhu menjelaskan bahwasannya bulan-bulan haji adalah syawal, dzul qo’dah, dan 10 hari di bulan dzul hijjah”.

Dan ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhu berkata “Termasuk tuntunan di dalam islam, tidaklah seseorang berihrom atau berniat haji kecuali pada bulan bulan haji.’’ (H.R. Bukhari : 3/319)

Maksudnya adalah tidak termasuk sunnah seseorang berniat haji di luar bulan bulan haji yang telah disebutkan oleh Ibnu ‘Umar radhiyallahu anhu yang telah disebutkan. Dengan begitu kita telah mengetahui miqot zamaniyyah atau Batasan waktu ibadah haji yaitu, bulan syawal, dzul qo’dah, dan 10 hari awal bulan dzul hijjah. Jika ingin melaksanakan ibadah haji maka bisa dimulai bulan syawal dan berakhirnya paling cepat adalah tanggal 10 dzul hijjah. Namun normalnya adalah berakhir pada tanggal 13 atau 14 dzul hijjah.

Miqot haji dan umrah
  1. Miqot Makaniyyah

Miqot makaniyyah adalah batasa tempat bagi seseorang yang hendak berhaji dan umroh maka dia harus berihrom atau berniat ditempat tersebut. Contohnya adalah seperti seorang penduduk Madinah yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umroh, maka dia harus berihrom atau berniat ditempat yang bernama bir ali/dzul hulaifah. Jika dia berihrom tidak pada tempat tersebut seperti terlewat, maka hajinya tetap sah akan tetapi dia harus bertaubat dan meminta ampunan kepada Allah. Atau dia bisa kembali ke tempat tersebut dan mengulang ihromnya kembali maka hal demikian tidaklah mengapa.

Dimana sajakah batasan tempat tempat bagi orang yang hendak berihrom itu akan dijelaskan pada hadits-hadits berikut ini :

Dari ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhu beliau berkata : “bahwasannya Nabi shallallahu alaihi wasallam menetapkan batasan tempat bagi penduduk Madinah adalah dzul hulaifah, bagi penduduk negeri syam adalah juhfah, bagi penduduk negeri najd adalah qornul manazil, dan bagi penduduk negeri yaman adalah yalamlam. Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda :

هُنَّ لَهُنَّ وَلِمَنْ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِهِنَّ مِمَّنْ أَرَادَ الحَجَّ وَالعُمْرَةَ، وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَمِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ مِنْ مَكَّةَ

“Tempat tempat tersebut adalah miqotnya negeri negeri tersebut, dan bagi setiap orang luar yang datang melewati negeri negeri tersebut yang bertujuan untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh. Dan bagi orang yang tinggal lebih dekat dengan Makkah maka miqotnya adalah ditempatnya, bahkan penduduk Makkah miqotnya dari Makkah atau tempat tinggalnya”. (Muttafaqun ‘alaihi)

Contohnya seperti ada seseorang yang tinggal di daerah antara kota Makkah dan Madinah yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umroh, maka dia berihrom dari daerahnya tidak perlu mendatangi miqotnya penduduk Madinah yaitu dzul hulaifah/bir ali.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu anha “bahwasannya Nabi shallallahu alaihi wasallam menetapkan miqot bagi penduduk negeri irak adalah dzatu ‘irqin”. Barangsiapa yang hendak ke Makkah untuk melaksankan ibadah haji atau umroh maka tidak boleh baginya melewati tempat tempat miqot tersebut sehingga ia berihrom terlebih dahulu disitu barulah ia boleh melewatinya.

Dan dilarang pula berihrom sebelum miqot, jadi berihrom ketika sudah melewati miqot dan berihrom sebelum sampai miqot kedua duanya tidak diperbolehkan di dalam islam, yakni benar benar pelaksanaan ihrom tersebut harus pas memulainya di miqot yang telah ditentukan.

Baca Juga : Hikmah Keberadaan Ka'bah

Begitu indahnya ungkapan imam Malik kepada seseorang yang hendak berihrom sebelum sampai di dzul hulaifah : “janganlah engkau lakukan hal tersebut, sungguh aku khawatir ada fitnah yang akan menimpamu”, lalu laki-laki itu bertanya : “ada fitnah seperti apa yang akan menimpa saya? Padahal aku hanya menambah beberapa mil saja (sebelum dzul hulaifah)”. Maka Imam Malik menasihati : “fitnah apakah yang paling besar melebihi kamu merasa telah melakukan suatu kebaikan pada ibadah yang padahal Rosulullah shallallahu alaihi wasallam tidak melaksanakannya? Sungguh Aku pernah mendengar firman Allah Ta'ala yang berbunyi :

فَلۡيَحۡذَرِ ٱلَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنۡ أَمۡرِهِۦٓ أَن تُصِيبَهُمۡ فِتۡنَةٌ أَوۡ يُصِيبَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٌ 

“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih”. (An-Nur : 63)

Kesimpulannya adalah miqot yaitu batasan yang ditetapkan oleh syariat. Miqot terbagi dua yaitu miqot waktu dan miqot tempat. Batasan waktu hanya untuk ibadah haji saja yaitu bulan syawal, dzul qo’dah, dan 10 hari awal bulan dzul hijjah. Adapun batasan tempat ini berlaku bagi ibadah haji dan umroh yaitu bagi penduduk Madinah adalah dzul hulaifah, bagi penduduk negeri syam adalah juhfah, bagi penduduk negeri najd adalah qornul manazil, bagi penduduk negeri yaman adalah yalamlam, dan bagi penduduk negeri irak adalah dzatu ‘irqin. Adapun orang yang tinggal lebih dekat dengan kota Makkah atau dia penduduk kota Makkah maka miqotnya adalah tempat tinggalnya itu.

Wallohu ta’ala a’lam

Ustadz Ma'ruf Nursalam, Lc.

Baca Juga : Haji & Umroh (Bagian 3)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img