Daftar Isi
Di antara perkara agung yang wajib diperhatikan oleh setiap hamba Allah adalah istiqamah: teguh di atas ketaatan kepada Allah ﷻ dan senantiasa berada di jalan yang lurus. Inilah jalan yang akan mengantarkan seorang muslim menuju keselamatan dunia dan akhirat.
Allah ﷻ berfirman dalam surah Hûd ayat 112:
فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ
“Maka tetaplah engkau (Muhammad) pada jalan yang benar sebagaimana diperintahkan kepadamu.”
Dalam surah Fussilat ayat 6 Allah ﷻ berfirman:
فَاسْتَقِيمُوا إِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوهُ
“Maka tetaplah kamu beristiqamah kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya.”
Janji Allah bagi Orang yang Istiqamah
Allah ﷻ menjelaskan balasan agung bagi orang yang istiqamah. Dalam surah Al-Ahqâf ayat 13 Allah ﷻ berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata: Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati.”
Demikian pula dalam surah Fussilat ayat 30:
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka istiqamah, maka turunlah malaikat kepada mereka seraya berkata: Janganlah kalian takut dan janganlah kalian bersedih hati, dan bergembiralah kalian dengan surga yang dijanjikan kepada kalian.”

Hadits tentang Istiqamah
Imam Muslim meriwayatkan dari sahabat Sufyân bin ‘Abdillah ats-Tsaqafi raḍiyallāhu ‘anhu. Ia berkata:
“Aku berkata: Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku dalam Islam suatu ucapan, yang aku tidak akan menanyakannya kepada seorang pun selain engkau.” Beliau ﷺ bersabda:
قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ
“Katakanlah: Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.” (HR. Muslim)
Penafsiran Para Sahabat dan Ulama
Para sahabat Nabi ﷺ dan ulama salaf memberikan penjelasan mendalam tentang makna istiqamah:
- Abu Bakar Ash-Shiddiq raḍiyallāhu ‘anhu berkata: “Istiqamah adalah tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun.”
- Umar bin Khattab raḍiyallāhu ‘anhu berkata: “Istiqamah adalah teguh dalam perintah dan larangan, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.”
- Utsman bin ‘Affan raḍiyallāhu ‘anhu berkata: “Orang-orang yang istiqamah adalah mereka yang memurnikan amal perbuatan hanya untuk Allah.”
- Ali bin Abi Thalib raḍiyallāhu ‘anhu berkata: “Mereka adalah orang-orang yang menunaikan kewajiban-kewajiban mereka kepada Allah.”
- Ibnu ‘Abbâs raḍiyallāhu ‘anhumā berkata: “Mereka adalah orang-orang yang senantiasa melaksanakan kewajiban kepada Allah.”
Ulama tabi’in dan setelahnya juga memberikan penjelasan:
- Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Mereka istiqamah dalam menaati Allah dan menjauhi maksiat.”
- Mujahid dan Ikrimah rahimahumallāh berkata: “Mereka istiqamah di atas syahadat lâ ilâha illallâh hingga wafat.”
- Sufyân ats-Tsauri rahimahullah berkata: “Mereka mengamalkan apa yang mereka ucapkan.”
- Rabi’ bin Anas rahimahullah berkata: “Mereka berpaling dari segala sesuatu selain Allah.”
- Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata: “Mereka zuhud terhadap dunia yang fana dan mengharap kehidupan akhirat yang kekal.”
Kabar Gembira bagi Orang Istiqamah
Dalam tafsir al-Baghawi disebutkan bahwa malaikat turun kepada orang-orang yang istiqamah pada tiga keadaan:
- Saat sakaratul maut.
- Di alam kubur.
- Saat dibangkitkan pada hari kiamat.
Mereka berkata: “Janganlah kalian takut dan janganlah kalian bersedih. Bergembiralah kalian dengan surga yang dijanjikan Allah kepada kalian.”
Para ulama juga menafsirkan bahwa kalimat “Jangan takut” berarti jangan takut terhadap apa yang akan datang di akhirat, dan “Jangan bersedih” berarti jangan bersedih terhadap keluarga dan harta yang kalian tinggalkan di dunia, karena Allah ﷻ yang akan menjaganya.
Istiqamah adalah tanda kemurnian iman dan bukti ketaatan sejati kepada Allah ﷻ. Inilah jalan yang ditempuh oleh para nabi, sahabat, dan orang-orang saleh. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang istiqamah di atas ketaatan, hingga akhir hayat kita, dan mendapatkan kabar gembira dari malaikat berupa surga yang Allah janjikan.

Baca juga: Kiat Menggapai Istiqomah



