spot_img
BerandaKhutbah JumatKeutamaan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah dan Amalan yang Dianjurkan

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah dan Amalan yang Dianjurkan

Ketahuilah bahwa sepuluh hari pertama bulan Zulhijah adalah hari-hari terbaik dan paling agung di dunia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ أَعْظَمَ الأَيَّامِ عِندَ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَوْمُ النَّحْرِ، ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ

“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Ta’ala adalah hari Iduladha, kemudian hari menetap (hari ke-11 Zulhijah, ketika jamaah haji menetap di Mina).”
(HR. Abu Dawud no. 1765, Ahmad no. 19075)

Hari-hari ini adalah hari-hari agung yang penuh keutamaan. Berbahagialah jika kita dimudahkan oleh Allah untuk menjumpai hari-hari ini dan bisa mengisinya dengan ketaatan kepada-Nya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (10 hari pertama bulan Zulhijah).”

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bahkan tidak juga jihad di jalan Allah?”
Beliau menjawab:

وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan diri dan hartanya, lalu tidak kembali dengan apa pun.”
(HR. Bukhari no. 969, Abu Dawud no. 2438)

Al-Imam Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah menjelaskan bahwa keutamaan 10 hari ini karena terkumpul di dalamnya induk-induk ibadah: salat, puasa, sedekah, dan haji yang tidak terkumpul dalam hari-hari lainnya.

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah dan Amalan yang Dianjurkan

Bagaimana Cara Menyambut Hari-Hari Ini?

1. Mengikhlaskan Ibadah Hanya kepada Allah

Hakikat dari ikhlas adalah mentauhidkan Allah. Ibadah hanya untuk-Nya: salat, doa, harapan, permintaan, semuanya harus diniatkan untuk Allah semata.

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Katakanlah: Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.” (QS. Al-An’am: 162)

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

“Dan mereka tidak diperintahkan kecuali untuk menyembah Allah dengan ikhlas.” (QS. Al-Bayyinah: 5)

Ikhlas adalah syarat diterimanya amal. Mari kita perbaiki hati agar ibadah kita murni hanya karena Allah.

2. Bertaubat dengan Taubat yang Sebenarnya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.” (QS. At-Tahrim: 8)

Taubat adalah jalan keberuntungan dunia dan akhirat:

فَأَمَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَعَسَى أَنْ يَكُونَ مِنَ الْمُفْلِحِينَ

“Adapun orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, mudah-mudahan dia termasuk orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Qasas: 67)

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang beriman, agar kalian beruntung.” (QS. An-Nur: 31)

3. Memohon Pertolongan (Istianah) kepada Allah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan sebuah doa kepada Mu’adz bin Jabal agar dibaca di akhir salat:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagus ibadahku kepada-Mu.”

Ketaatan tidak akan langgeng jika tidak ada pertolongan dari Allah. Jangan sampai kita terjatuh pada sifat ujub (bangga diri) dan riya’ (pamer amal). Semua taufik berasal dari Allah.

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah dan Amalan yang Dianjurkan

Amalan-Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Zulhijah

1. Menjaga Amalan Wajib

Yang paling utama adalah salat 5 waktu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاتُهُ

“Amalan pertama yang akan dihisab dari seorang hamba di hari kiamat adalah salatnya. Jika baik, ia beruntung dan sukses. Jika rusak, ia gagal dan merugi.”
(HR. Tirmidzi no. 413)

Termasuk kewajiban lain: mentauhidkan Allah, berbakti kepada orang tua, dan menunaikan hak sesama manusia.

2. Memperbanyak Amalan Sunah

Amalan sunah menambal kekurangan dari amalan wajib. Contohnya:

  • Salat sunnah rawatib
  • Salat Dhuha
  • Puasa sunnah (terutama 9 hari pertama Zulhijah, khususnya puasa Arafah)
  • Zikir dan takbir

Takbir Mutlak: Takbir yang dibaca kapan pun dan di mana pun sepanjang 10 hari pertama Zulhijah.
Lafaz Takbir:
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaaha illallahu wallahu akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd.”

Sahabat seperti Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiallahu anhuma bertakbir di pasar, lalu orang-orang pun mengikutinya. Ini adalah sunah yang sering dilupakan oleh banyak kaum muslimin sekarang ini.

Hari-hari pertama bulan Zulhijah adalah kesempatan emas. Maka mari kita isi dengan:

  • Ikhlas dalam ibadah
  • Taubat yang tulus
  • Doa dan istianah meminta pertolongan Allah
  • Menjaga kewajiban
  • Memperbanyak amalan sunah
  • Menghidupkan zikir dan takbir

Semoga Allah memudahkan kita untuk menghidupkan hari-hari agung ini dengan amalan yang dicintai-Nya.

Baca juga : Perjalanan Bulan-Bulan Haram Telah Dimulai

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img