Segala puji hanya milik Allah Subḥanahu wa Ta‘ala. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh orang yang istiqamah mengikuti sunnah beliau hingga hari kiamat.
Di antara nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada seorang hamba adalah hidayah kepada agama Islam. Tidak ada kenikmatan yang lebih agung daripada seseorang mengenal Rabb-nya, mentauhidkan-Nya, serta beribadah sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.
Syaikh Muhammad bin Sulaiman At-Tamimi rahimahullah dalam kitab Faḍlul Islām membuka pembahasannya dengan menjelaskan keutamaan agama Islam. Beliau mendahulukan pembahasan ini agar setiap muslim mengetahui betapa agungnya agama yang dianutnya sehingga semakin bangga dan semakin teguh berpegang dengannya.
Daftar Isi
Allah Telah Menyempurnakan Agama Islam
Dalil pertama yang dibawakan oleh penulis adalah firman Allah Ta'ala:
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, telah Aku cukupkan nikmat-Ku atas kalian, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagi kalian.” (QS. Al-Ma'idah: 3)
Ayat yang agung ini turun pada hari Arafah ketika Rasulullah ﷺ sedang melaksanakan Haji Wada'. Ayat tersebut menjadi bukti bahwa syariat Islam telah sempurna sebelum wafatnya Rasulullah ﷺ.
Oleh karena itu, tidak ada ruang bagi siapa pun untuk menambah, mengurangi, ataupun membuat bentuk ibadah baru yang tidak diajarkan oleh Nabi ﷺ. Sebab agama ini telah sempurna dengan kesempurnaan yang Allah tetapkan.
Imam Malik rahimahullah berkata:
“Barang siapa menganggap ada bid'ah yang baik dalam Islam, berarti ia telah menuduh bahwa Muhammad ﷺ mengkhianati risalah. Sebab Allah telah berfirman:
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ
Maka apa yang pada hari itu bukan bagian dari agama, hari ini pun bukan bagian dari agama.”
Baca Juga: Sebab-Sebab Kelapangan Dada dalam Islam Menurut Al-Qur’an dan Sunnah
Tiga Keutamaan Besar dalam Ayat Ini
Para ulama menjelaskan bahwa ayat di atas mengandung tiga keutamaan Islam.
1. Islam Adalah Agama yang Sempurna
Allah berfirman:
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ
Kesempurnaan Islam bukan karena hasil pemikiran manusia, melainkan karena Allah sendiri yang menyempurnakannya.
Agama ini telah mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, muamalah, keluarga, ekonomi, warisan, hingga adab sehari-hari.
Karena itu seorang muslim tidak membutuhkan aturan agama lain ataupun pemikiran manusia untuk menyempurnakan syariat Allah.
2. Islam Merupakan Nikmat Terbesar
Allah berfirman:
وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي
Nikmat terbesar bukanlah harta, jabatan, ataupun kesehatan.
Nikmat terbesar adalah Islam.
Dengan Islam seseorang mengetahui siapa Rabb-nya, bagaimana cara beribadah kepada-Nya, mana yang halal dan haram, serta bagaimana menempuh jalan menuju surga.
Tanpa Islam manusia akan hidup dalam kebingungan meskipun memiliki seluruh kenikmatan dunia.

3. Islam Adalah Satu-satunya Agama yang Diridhai Allah
Allah berfirman:
وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
Ayat ini merupakan penegasan bahwa hanya Islam yang Allah ridhai.
Karena itu Allah juga berfirman:
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِين
“Barang siapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima darinya, dan di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. ali ‘Imran: 85)
Tidak ada jalan menuju keridhaan Allah selain mengikuti Islam yang dibawa Rasulullah ﷺ.
Bangga Menjadi Muslim
Seorang muslim seharusnya merasa bangga dengan agamanya.
Kebanggaan tersebut bukan sekadar pengakuan, tetapi tampak dalam ketaatan kepada seluruh syariat Allah.
Ketika Allah meridhai Islam, berarti seluruh ajaran Islam juga diridhai-Nya. Seorang muslim tidak boleh memilih-milih syariat sesuai hawa nafsunya.
Allah Ta'ala berfirman:
فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ
“Maka demi Rabbmu, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan engkau sebagai hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. An-Nisa': 65)
Demikian pula seorang muslimah yang berhijab, seorang muslim yang menjaga shalat, memelihara jenggot, menjauhi riba, meninggalkan syirik, dan mengamalkan seluruh syariat, semuanya merupakan bentuk kebanggaan terhadap agama yang Allah ridhai.
Pelajaran Penting
Dari ayat ini dapat diambil beberapa faedah:
- Islam adalah agama yang telah Allah sempurnakan.
- Kesempurnaan Islam mencakup seluruh aspek kehidupan.
- Islam merupakan nikmat terbesar bagi seorang hamba.
- Hanya Islam yang diridhai Allah.
- Seorang muslim wajib bangga dengan agamanya dan mengamalkan seluruh syariat sesuai pemahaman Rasulullah ﷺ, para sahabat, serta generasi salaf.
Penutup
Keagungan Islam merupakan nikmat yang tidak ternilai. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya senantiasa bersyukur atas hidayah ini dengan mempelajari agama, mengamalkannya, mendakwahkannya, serta tetap istiqamah di atas Al-Qur'an dan Sunnah menurut pemahaman para sahabat رضي الله عنهم.
Semoga Allah Subḥanahu wa Ta‘ala menetapkan hati kita di atas agama-Nya hingga akhir hayat.



