BerandaFiqih dan MuamalahIbadah Qurban (Bagian 2)

Ibadah Qurban (Bagian 2)

Dalam melaksanakan ibadah qurban, maka seorang hamba harus mengikhlaskan amalan qurbannya, kemudian harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai contoh adalah tatkala seseorang ingin berqurban maka harus berqurban dengan binatang ternak yang sudah ditentukan, yaitu sapi, unta, dan kambing. Maka siapa saja yang berqurban dengan bebek atau ayam maka belum dikatakan berqurban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak kami perintahkan, maka ia tertolak.” [HR. Muslim]

Oleh karena itu perlunya seseorang memiliki ilmu sebelum beramal terutama dalam ibadah qurban ini.

Binatang qurban tidak boleh dijual, karena qurban merupakan ibadah sehinnga daging qurban tersebut harus dibagikan kepada masyarakat. Kecuali jika sembelihan tersebut bukanlah qurban.

Ibadah Qurban (Bagian 2)

Yang perlu diperhatikan dalam menyembelih Ibadah Qurban

  • Masuknya waktu

Qurban dilaksanakan setelah melaksanakan shalat id. Maka tidak sah qurban seseorang tatkala dilaksanakan sebelum shalat id dan hal ini berlanjut hingga hari ketiga hari tasyriq, yaitu tanggal 13 dzulhijjah.

  • Jumlah binatang yang diqurbankan untuk siapa saja

Cukup bagi satu kepala keluarga untuk menyembelih satu hewan qurban, kemudian meniatkan untuk keluarganya yang lain juga, sebagaimana yang dahulu dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hewan yang disembelih adalah kambing untuk satu orang, adapaun sapi dan unta maka diperbolehkan untuk berserikat 7 orang.

  • Orang yang berqurban

Orang yang sah berqurban adalah orang yang memiliki hewan qurban tersebut, artinya hewan qurban tersebut adalah miliknya setelah dibeli atau dipelihara. Maka tidak sah jika seseorang melaksanakan qurban akan tetapi hewan qurban tersebut bukan haknya, terlebih-lebih lagi ketika mencuri.

  • Hewan qurban

Hewan yang diqurbankan harus mencapai umurnya, karena hewan yang diqurbankan berupa sapi, unta atau kambing harus mencapai umur tertentu. Oleh karena itu kita harus mencari penjual hewan qurban yang jujur. Adapun minimal umur untuk unta adalah 5 tahun, sapi 2 tahun, kambing jawa 1 tahun, dan domba 6 bulan.

Wa Shallallahu ‘Ala Nabiyyinia Muhammad Wa ‘Ala Alihi wa Shohbihi Ajma’in.

Ustadz Aunurrofiq, Lc.

Baca Juga: Ibadah Qurban (Bagian 1)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img