spot_img
BerandaAqidah dan ManhajBukti Keagungan Allah

Bukti Keagungan Allah

Keagungan alam semesta, besarnya alam semesta adalah bukti keagungan sang penciptanya. Hamparan bumi yang luas dan gunung yang menjulang tinggi adalah di antara bukti kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala, zat yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

Allah Ta’ala menciptakan makhluk-makhluknya yang besar sebagai tanda dan bukti bagi kita agar disaksikan sehingga berujung pada pengagungan hanya kepada Allah Ta’ala tanpa menyekutukannya dengan sesuatu apapun. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

وَمِنْ اٰيٰتِهِ الَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُۗ لَا تَسْجُدُوْا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَهُنَّ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ

“Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan. Bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” [Fushshilat 41:37]

Bukti Keagungan Allah

Keagungan Allah

Kaum muslimin yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Allah memerintahkan kita untuk beribadah, untuk menyebahnya semata, untuk mentauhidkannya, hal tersebut semata-mata untuk kebaikan kita. Kebahagiaan seorang hamba adalah dengan mentauhidkan Allah, karena Allah berjanji akan mengampuni dosa dan kesalahan siapapun yang wafat dalam keadaan bertauhid. Dalam hadis Qudsi, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

يَا ابْنَ آَدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لقِيْتَنِيْ لاَتُشْرِكُ بِيْ شَيْئَاً لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغفِرَةً

“Wahai anak Adam seandainya engkau menghadap kepada–Ku dengan membawa dosa sepenuh bumi kemudian engkau berjumpa dengan–Ku dalam keadaan tidak menyekutukanKu dengan sesuatu apapun, niscaya Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. At Tirmidzi, dan dia berkata bahwa hadits ini hasan shahih)

Baca Juga : Cara Beriman Kepada Para Rasul

Bahkan Allah menjamin kebahagiaannya, menjamin surga bagi siapapun yang wafat di atas tauhid. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barangsiapa yang kalimat terakhirnya adalah “Laa Ilah Illallah” maka dia masuk surga”. [HR. Abu Dawud]

Hal ini menunjukkan pentingnya tauhid, dan harus menjadi prioritas bagi seorang mukmin untuk mencapai kebahagiaan yang abadi, dan sudah seharusnya untuk kita tanamkan hal ini dalam diri orang-orang yang kita cintai.

Ustadz Musta'in Syahri, Lc., M.Pd

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img