BerandaBerita Al-ImanFatwa UlamaHaram Menjawab Salam Non-Muslim?

Haram Menjawab Salam Non-Muslim?

Alhamdulillah washalaatu wassalamu’ala rasulillah amma ba’du,

Persalahan ini terkadang masih menjadi polemik di tengan masyarakat kita karenanya mari sejenak simak dengan seksama faedah fatwa ulama berikut:

Apakah boleh menjawab salam non-Muslim dengan jawaban: “Wa ‘alaikumussalam”?

Asy-Syaikh al-Albani menjawab; “Saya menyatakan boleh dengan syarat salam yang diucapkan non-Muslim disampaikan dengan fasih dan jelas, tidak seperti yang dilakukan oleh Yahudi ketika salam kepada Nabi, (yaitu:) “as-saam‘alaika” yang artinya (semoga kematian menimpamu). Maka Nabi memerintahkan untuk menjawab dengan jawaban: “wa ‘alaikum” (dan bagimu juga).

Maka, diperbolehkan menjawab dengan yang semisal jika terpenuhi syaratnya; yaitu fasih dan jelas. Dan saya menguatkan pendapat ini dengan dalil berikut ini:

Sandaran Dalil Pertama

Sabda Nabi shalallahu’alaihi wasallam :

إِنَّ الْيَهُودَ إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَحَدُهُمْ فَإِنَّمَا يَقُوْلُ السَّامُ عَلَيْكُمْ فَقُوْلُوْا وَعَلَيْكَ

“Sesungguhnya orang Yahudi jika salah seorang dari mereka mengucapkan salam pada kalian, dia mengatakan “Assam ‘alaika” (“Racun bagimu”), maka ucapkanlah “Wa ‘alaika” (“Dan bagimu juga (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Perintah Nabi untuk menjawab semisal, menunjukkan jika mereka mengucapkan “assalaamu ‘alaika”, maka dijawab dengan semisal: “wa ‘alaikas salam”. Dan hal ini dikuatkan dengan ayat al-Qur’an di bawah ini.

Menjawab Salam non-muslim

Sandaran Dalil Kedua

Firman Allah subhanahu wata’ala:

وَإِذَا حُيِّيتُم بِتَحِيَّةٖ فَحَيُّواْ بِأَحۡسَنَ مِنۡهَآ أَوۡ رُدُّوهَآۗ 

“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” (QS. an-Nisa’ : 86)

Perintah dalam ayat ini adalah secara umum, kepada Muslim maupun non-Muslim. Sebagaimana dikuatkan pendapat ini dengan Hadits dari Ibnu ‘Abbas, dia berkata:

رُدُّوا السَّلاَمَ عَلى مَنْ كَانَ يَهُودِياً أَوْ نَصْرَانِياً أَوْ مَجُوسِيًا ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ يَقُولُ: (وَإِذَا حُمِّيتُم بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا)

“Balaslah salam orang Yahudi atau Nasrani atau Majusi, karena Allah berfirman: “Apabila kamu diberi penghor matan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah penghormatan itu.”

Baca Juga : Wahai Saudariku, Sudah Saatnya Engkau Berbusana Syar’i

Sandaran Dalil Ketiga

Dalil yang menguatkan hal ini juga, firman Allah subhanahu wata’ala :

لَّا يَنۡهَىٰكُمُ ٱللَّهُ عَنِ ٱلَّذِينَ لَمۡ يُقَٰتِلُوكُمۡ فِي ٱلدِّينِ وَلَمۡ يُخۡرِجُوكُم مِّن دِيَٰرِكُمۡ أَن تَبَرُّوهُمۡ وَتُقۡسِطُوٓاْ إِلَيۡهِمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُقۡسِطِينَ 

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. al-Mumtahanah: 8)

Ayat ini dengan jelas menerangkan perintah untuk berbuat baik kepada non-Muslim yang hidup berdamai dan tidak mengganggu orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya. Dan juga perintah untuk berbuat adil kepada mereka.

Maka, jika salah seorang non-Muslim mengucapkan “Assalamu’alaikum” lalu kita hanya menjawabnya dengan ucapan “wa ‘alaika”, maka ini bukanlah bentuk keadilan dan tidak pula kebaikan yang diperintahkan Allah, Karena kita menyamakannya dengan orang non-Muslim yang mengucapkan “as samu ‘alaika” (semoga kematian atasmu). Ini merupakan kezhaliman, Wallahu’alam.

Demikianlah, pendapat asy Syaikh al-Albani dalam masalah ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan atas Nabi Muhammad, keluarga, para Sahabatnya, dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik.

Dilansir dari Majalah Adz-Dzakirah Al-Islamiyah Hal 40-41 Vol. 9 No. 11 Tahun 1433 H/ 2012 M. Tulisan yang disarikan oleh Ustadz Abu Hasan Arif dari Makalah yang berjudul Min Shiratihi al-Adlu wa al-Ihsanu ma’a Ahli al-Kitab.

Baca Juga artikel lain:

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img